Home arrow Services arrow IT Maintenance
IT Maintenance PDF Print E-mail

Operasionalisasi sebuah sistem IT disamping bergantung pada kemampuan SDM di bidang IT juga bergantung pada kondisi kesehatan peralatan IT tersebut. Idealnya, setiap perusahaan harus menyediakan SDM yang mencukupi dan menganggarkan budget IT khusus untuk pemeliharaan peralatan tersebut. Namun, seringkali kenyataannya dilapangan berbeda. Menyediakan SDM bidang IT secara permanen bagi perusahaan non IT kadang justru menjadi cost center yang tidak efisien, dibanding dengan volume pekerjaan pemeliharaan peralatan IT yang harus ditangani. Untuk kondisi semacam ini, maka solusi paling tepat adalah melakukan outsourcing pemeliharaan dengan pihak ke-3.

Dengan melakukan kontrak pemeliharaan dengan kami, maka customer mempunya keuntungan sebagai berikut : 

  1. Perusahaan hanya perlu berkonsentrasi kepada hal-hal strategis untuk kemajuan bisnisnya.
  2. Perusahaan tidak perlu cemas dan khawatir tentang kesiapan (readiness) infrastruktur IT-nya karena pemeliharaan dan pengembangan sistem informasinya sudah ada pihak ketiga yang akan mensupport dengan tenaga-tenaga yang ahli dan berpengalaman di bidangnya.
  3. Efisien, karena perusahaan tidak perlu menyediakan SDM khusus. Sebaliknya, perusahaan akan mendapatkan layanan tenaga-tenaga ahli yang berpengalaman dan profesional dengan spesialisasi berbagai macam disiplin ilmu yang berbeda di bidang IT.
  4. Menghemat waktu dan biaya, perusahaan dapat memanfaatkan sistem IT secara optimal yang tersedia kapan saja dibutuhkan tanpa perlu memikirkan masalah-masalah operasional dan pemeliharaannya.
  5. Perusahaan akan mendapatkan bantuan dalam bentuk lain, meliputi: konsultasi tentang masalah operasional bidang IT, konsultasi perencanaan pengembangan sistem informasi kedepan sesuai dengan visi dan misi perusahaan.


Lingkup layanan IT Maintenance meliputi, tetapi tidak terbatas pada:

  1. Membuat copy data-data penting perusahaan ke dalam backup storage. 
  2. Melakukan optimalisasi system, seperti defragmentasi data, membuang sampah-sampah dalam komputer, serta memperbaiki kesalahan setting sehingga komputer dapat berjalan optimal.
  3. Membangun dan menata ulang sistem yang rusak, sehingga sistem dapat bekerja normal kembali.
  4. Upgrade sistem IT, misalnya menambah fungsi, memperbaharui sistem yang ada sesuai dengan kebutuhan pengguna, menambah kemampuan hardware/software, atau menambahkan peripheral lain seperti printer, facsimile, modem, internet, dan lain-lain.
  5. Pelatihan dan konsultansi IT, termasuk didalamnya adalah pengarahan dan konsultasi untuk operator agar dapat mengoperasikan komputer sesuai dengan prosedur pengoperasian yang baik dan benar, pelatihan untuk update anti virus & pembersihan virus, seting system security, firewall dan sistem authentifikasi untuk pengamanan data penting perusahaan dari orang yang tidak berhak, dan lain-lain.